Fungsi sebuah alat komunikasi seperti handphone dan smartphone sangat penting di jaman sekarang ini. Banyak orang yang membutuhkan gadget mereka tetap menyala sepanjang hari, baik untuk kepentingan bisnis maupun kepentingan pribadi. Oleh karena itu, sebagian orang yang memiliki smartphone dengan daya baterai yang boros akan membawa power bank saat pergi pada acara-acara yang mereka anggap penting. Nah, ketika tidak bepergian, akan lebih baik bagi B’Nerz untuk melakukan pengisian baterai menggunakan charger.

Saat ini, charger dari kebanyakan smartphone memiliki bentuk yang sama. Kamu pun juga bisa menggunakan charger dari merk ini untuk mengisi smartphone dengan merk itu alias tidak sinkron dengan mereknya. Akan tetapi, akan lebih baik jika menggunakan charger yang sesuai dengan merk nya. Dalam membeli charger, B’Nerz harus memperhatikan beberapa hal yang penting. Tahukah B’Nerz bahwa banyak orang-orang yang tidak bertanggung jawab memperjualbelikan charger palsu? Maka dari itu B’Nerz tidak boleh tertipu.

4 Tips dan Trik Untuk Membedakan Charger Asli Dengan Yang Palsu

Cara untuk membedakan charger yang asli dengan yang palsu perlu B’Nerz ketahui agar B’Nerz tidak sampai tertipu saat membeli baterai. Ada beberapa tips dan trik yang bisa B’Nerz jajal ketika membelinya. Ini dia 4 tips membedakan charger yang asli dengan yang palsu untuk B’Nerz.

  1. Bawalah adapter dari charger aslimu ketika membeli charger yang baru

Saat charger lama B’Nerz rusak, B’Nerz tidak boleh cepat-cepat membuangnya. Kamu bisa membeli ke toko yang menjual charger terdekat dengan membawa charger lama atau minimal adapternya saja ke toko tersebut. Tujuannya tidak lain adalah untuk menyamakan bentuknya mulai dari struktur serta tulisan yang tertera. Ini adalah cara terbaik yang bisa B’Nerz coba.

  1. Menggunakan aplikasi

Aplikasi yang bisa B’Nerz download untuk membedakan kualitas charger asli atau palsu adalah APK Ampere. Aplikasi ini bisa secara langsung melakukan penghitungan terhadap daya yang masuk pada smartphone saat sedang melakukan pengisian. Setelah tegangan yang arus keluar, B’Nerz bisa menyamakannya dengan apa yang tertulis pada bagian kepala adapter charger. Jika tidak sesuai, berarti adapter yang B’Nerz miliki tersebut adalah adapter yang palsu.

  1. Pertimbangkan harga

Harga adalah salah satu hal yang bisa membuat seseorang tertipu dan akhirnya justru mendapatkan produk charger yang palsu. Kamu tidak boleh mudah tertarik dengan harga charger murah yang ditawarkan. Hal yang perlu B’Nerz sadari adalah untuk mendapatkan charger berkualitas dengan komponen aman di dalamnya, B’Nerz perlu mengeluarkan uang yang lebih. Jadi, murah tidak menjadi ukuran dalam membeli charger ya.

  1. Belilah charger di toko yang resmi

Jika B’Nerz bingung untuk membedakan charger asli dengan palsu, cara yang bisa gunakan adalah dengan membelinya di toko yang resmi. Charger yang dijual di toko resmi baik di online shop maupun di toko secara langsung akan diberikan garansi ketika B’Nerz membelinya. Jadi, pilihlah toko yang resmi untuk mendapatkan charger dengan kualitas asli.

Itulah 4 hal yang bisa B’Nerz perhatikan secara seksama ketika akan membeli charger smartphone. Ingat, keaslian dari produk charger yang dibeli akan memperpanjang daya baterai smartphone milikmu. Selain itu, charger yang palsu bisa mengakibatkan beberapa hal fatal seperti kasus baterai menggembung. Oleh karena itu, pilihlah charger dengan kualitas asli untuk bisa mendapatkan kenyamanan dalam pengisian baterai.

Written by Bhinneka.Com

Diluncurkan tahun 1999, Bhinneka.Com adalah pelopor e-Commerce Indonesia dan pemimpin pasar lokal untuk kategori produk 3C: Computer, Communication Technology & Consumer Electronics. Selain channel online, Bhinneka.Com juga memiliki jaringan store offline sejak tahun 2004. Perusahaan menjalankan servisnya sendiri untuk memberikan layanan purnajual terbaik. Didirikan di Indonesia, Bhinneka.Com hanya menjual produk-produk original dan terus berusaha memberikan pelayanan terbaik untuk konsumen nusantara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s