Hewlett-Packard mempertimbangkan kembali keputusannya untuk melepas bisnis komputer pribadi (PC) setelah analis memperkirakan, kemungkinan biaya pelepasan akan lebih besar dibanding dengan keuntungan yang akan mereka peroleh, seperti dilaporkan Wall Street Journal.

Rencana perusahaan melepas unit PC diungkapkan Leo Apotheker saat pengumuman laba perusahaan bulan Agustus, sebagai bagian dari upaya untuk kembali memfokuskan bisnis pada persaingan inti. Apotheker juga memanfaatkan kesempatan yang sama untuk mengumumkan, penghentian perangkat WebOS khususnya TouchPad dan ponsel webOS.

Juru bicara HP menyatakan, analisis saat ini sedang dilakukan dan seluruh opsi sedang dikaji, sementara Meg akan mengambil keputusan berdasarkan data tersebut.

Meg Whitman yang mengambil alih kendali perusahaan menggantikan Apotheker pada bulan Agustus, belum mengumumkan nasib unit PC. Meg sebelumnya pernah menyatakan, HP harus menentukan segera mungkin apakah akan melepas unit PC.

Namun, HP dikabarkan berada dalam tekanan mitra produsen agar perusahaan tetap mempertahankan unit PC. Digitime bulan September melaporkan, kekhawatiran mengenai nasib unit PC HP mendorong channel operator mengalihkan pesanan mereka dari HP kepada merek lain seperti Dell, Acer dan Lenovo.

Ray Lane salah seorang eksekutif di HP mengungkapkan adanya kemungkinan bahwa Personal System Group (PSG) tetap berada diperusahaan. Bulan lalu dalam konfrensi ia menyatakan, tujuan bersama kami ialah ingin melihat apakah dapat memberikan keuntungan bagi investor dan pelanggan. Bila menghasilkan peralatan dan teknologi yang lebih baik dari pesaing akan tetap berada didalam perusahaan dan akan dilepas bila kurang menguntungkan.

HP merupakan produsen PC terbesar dunia, dengan pendapatan fiskal tahun ini mencapai 40.1 milyar US$.

http://asia.cnet.com/crave/report-hp-thinks-twice-about-pc-unit-spinoff-62211460.htm

Written by Bhinneka.Com

Diluncurkan tahun 1999, Bhinneka.Com adalah pelopor e-Commerce Indonesia dan pemimpin pasar lokal untuk kategori produk 3C: Computer, Communication Technology & Consumer Electronics. Selain channel online, Bhinneka.Com juga memiliki jaringan store offline sejak tahun 2004. Perusahaan menjalankan servisnya sendiri untuk memberikan layanan purnajual terbaik. Didirikan di Indonesia, Bhinneka.Com hanya menjual produk-produk original dan terus berusaha memberikan pelayanan terbaik untuk konsumen nusantara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s